HAO788 memperlihatkan bahwa gaya elegan tidak selalu lahir dari tren terbaru, tetapi juga dapat ditemukan melalui jejak desain dari masa lalu. Koleksi fashion bersejarah menyimpan berbagai detail yang menggambarkan karakter suatu zaman, mulai dari potongan pakaian, pilihan material, ornamen, hingga teknik penyelesaian yang digunakan oleh para perancang. ASU FIDM Museum sendiri memiliki lebih dari 15.000 objek fashion yang mencakup haute couture, ready-to-wear, aksesori, tekstil, perhiasan, kostum film, hingga busana dari berbagai belahan dunia dan mencakup sekitar 400 tahun sejarah fashion.
Menelusuri koleksi fashion bersejarah juga memberikan kesempatan untuk memahami bahwa keanggunan dapat diwujudkan melalui banyak pendekatan. HAO788 x TheFIDMMuseumStore mengajak melihat detail kecil yang sering menjadi pembeda antara sebuah busana biasa dengan karya yang mempunyai karakter kuat. Siluet, tekstur, konstruksi, perpaduan warna, serta aksesori dapat menciptakan kesan yang berbeda tanpa harus bergantung pada dekorasi yang berlebihan. Koleksi dan arsip FIDM juga mencakup berbagai material pendukung seperti sketsa desain, foto, kliping, arsip desainer, dan dokumen historis yang membantu memberikan konteks terhadap perkembangan fashion.
Desain bersejarah dapat menjadi referensi untuk menciptakan penampilan yang lebih personal dengan mengambil elemen tertentu tanpa harus menirunya secara keseluruhan. Bahkan, pendekatan terhadap sejarah desain memperlihatkan bahwa fashion memiliki sifat yang terus berulang dan berkembang, sementara gagasan lama dapat kembali diterjemahkan menggunakan perspektif baru. Koleksi FIDM Museum secara khusus dipilih berdasarkan nilai desain, representasi suatu era atau karya desainer, serta signifikansi artistik dan sosialnya.